FORKOM ALUMNI FMIPA UI

Silahkan login atau register . . .

Login

Lupa password?

November 2017

MonTueWedThuFriSatSun
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930   

Calendar Calendar

Latest topics

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
10/1/2011, 15:01 by Achmad Firwany

» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
10/1/2011, 12:39 by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
10/1/2011, 11:16 by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun Megaproyek Matahari Buatan
10/1/2011, 11:07 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
10/1/2011, 11:04 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
10/1/2011, 11:01 by Achmad Firwany

» UCAPAN: Selamat Natal & Tahun Baru
28/12/2010, 11:33 by Admin

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
28/12/2010, 10:43 by Achmad Firwany

» ESAI: Negara Manakah Terkaya di Dunia?
31/8/2010, 22:44 by Admin

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
27/8/2010, 01:47 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
27/8/2010, 01:36 by Achmad Firwany

» WEBINFO: Alamat Internet Situs Alumni FMIPA UI
23/8/2010, 04:47 by Admin

» WEBINFO: E-mail Alumni FMIPA
22/8/2010, 19:44 by TESQSCAPE

» INTRO: TESQSCAPE
22/8/2010, 19:40 by TESQSCAPE

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
18/7/2010, 11:59 by Achmad Firwany

» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
15/6/2010, 18:37 by Admin

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
15/6/2010, 18:28 by Admin

» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
15/6/2010, 18:06 by Admin

» FISIKA: PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
1/5/2010, 09:22 by Achmad Firwany

» KRIMINAL: Peringkat Indonesia di CyberCrime Naik
1/5/2010, 08:47 by Admin

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
1/5/2010, 08:29 by Admin

» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
1/5/2010, 08:18 by Admin

» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
1/5/2010, 07:30 by Admin

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
28/4/2010, 06:35 by Admin

» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
28/4/2010, 06:27 by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
28/4/2010, 06:24 by Admin

» EPILOG: What Did Charles Darwin Say?
20/4/2010, 03:13 by Admin

» ANGGOTA: Alumnus FMIPA
20/4/2010, 00:21 by Admin

» ANGGOTA: Kenalkan...
19/4/2010, 18:05 by Admin

» FISIKA: MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
19/4/2010, 17:53 by Achmad Firwany

» INFO: Daftar WebSite Produksi Achmad Firwany | TESQscape
10/4/2010, 11:21 by Admin

» EPILOG: The Physics Philosophy
8/4/2010, 09:38 by Achmad Firwany

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
22/2/2010, 08:37 by Achmad Firwany

» FORUM: Administrator: Salam Kenal
25/12/2009, 06:23 by Admin

» IPTEK: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
31/10/2009, 02:56 by Achmad Firwany

» ESAI: Orang "Bodoh" VS Orang Pintar
28/10/2009, 04:26 by Achmad Firwany

» INFO ALUMNI: Suharna Suryapranata MENRISTEK
22/10/2009, 11:44 by Admin

» IPTEK: Warna. Properti dan Atribut
15/10/2009, 09:04 by Admin

» LENSA: Nomor Anda Berapa?
15/10/2009, 07:55 by Achmad Firwany

» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
15/10/2009, 07:29 by Achmad Firwany

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Enjoy Urus Hilir Migas
15/10/2009, 06:47 by Admin

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Dianugerahkan Tanda Kehormatan SatyaLancana WiraKarya
15/10/2009, 05:08 by Admin

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Calon Kuat Menteri ESDM?
15/10/2009, 04:53 by Admin

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI: 17 Agustus 1945
26/9/2009, 18:13 by Achmad Firwany

» INFOTEK: REAL-KILLER CELLULAR FIREGUN: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
26/9/2009, 16:12 by Admin

» INFOTEK: ANTICRIME CELL STUNGUN: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
26/9/2009, 15:44 by Admin

» KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?
26/9/2009, 09:35 by Achmad Firwany

» UCAPAN: Selamat 'Iydul Fithri - Mohon Ma'af Lahir dan Bathin
26/9/2009, 07:50 by Achmad Firwany

» KULTUM: SHILATURRAHIMI: Kenapa? Untuk Apa? Bagaimana?
26/9/2009, 05:55 by Achmad Firwany

» INFO: UI Targetkan Beasiswa Capai Rp 40 Miliar
17/9/2009, 17:48 by Admin

Top posters

Admin (97)
 
Achmad Firwany (78)
 
yusni (2)
 
TESQSCAPE (2)
 
Gu$ (1)
 

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 31 pada 1/6/2013, 10:34

Statistics

Total 180 kiriman artikel dari user in 81 subjects

Total 53 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah drp63

Visit Counter


SEJAK 01-09-2009

IP

Mailing List FMIPA UI


Untuk yang sudah bergabung



klik ikon diatas ini untuk
melihat pesan e-mail terakhir!



Untuk yang belum bergabung



klik ikon diatas ini untuk
menjadi anggota milis.




Provided By :
Administrator Forum
Alumni FMIPA UI


Berita Terkini UI dan MM

Poll

Internet Banking


    KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Share
    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:03

    APA ARTI KEMBALI KEPADA KEADAAN FITHRAH?

    PENJELASAN ’ILMIÝAH TENTANG LAFAZH FITHRAH DALAM AL-QUR`ÄN


    (C) 1996―2009 ― Achmad Firwany




    bi—`ismi—`allaahi `alr-rahmaani `alr-rahiymi.
    Dengan—nama—Alläh Maha-Pengasih Maha-Penyayang.


    `als-salaamu ’alaykum, wa rahmatu—`allaahi wa barakaatuhuu.
    sang-salam | keselamatan atas—kalian, dan rahmat—Alläh dan berkat—Nya.



    Berikut adalah penjelasan ilmiah tentang lafazh fithrah, dalam bahasa Arab, dengan akar-kata f–th–r.

    Lafazh fithrah memiliki beberapa arti, mencakup baik arti didalam Al-Qur`än [arti internal, arti dikehendaki Alläh] maupun arti diluar Al-Qur`än [arti eksternal, arti dikehendaki manusia atau arti dalam pemahaman manusia]. Jika arti internal bersifat baku (standard), maka arti eksternal bersifat sementara, temporer atau kontemporer (temporary or contemporary), dan dalam penggunaan secara umum bersifat sangat peka konteks (contex sensitive), dan belum tentu atau tak harus sesuai dengan apa yang dimaksud dalam Al-Qur`än [krn merupakan arti buatan manusia]:

    Berdasarkan pada berbagai qamus umum bahasa Arab dan qamus khusus bahasa Arab Al-Qur`än, ma’na (arti, mean) lafazh fithrah adalah sbb.

    • arti asal bahasa (linguistik original meaning), arti sejati (true meaning): belah, paruh, penggal-dua, bagi-dua.

    • arti pinjaman atau arti pengganti (subtitutive meaning) untuk sinonim dan subtitusi: pisah, cerai, berai; pecah; buka; rekah.

    • arti jadian atau arti turunan (derivative meaning), arti buatan (artificial meaning), arti kontemporer (contemporary meaning), arti implikativ (implicative meaning) dan peka konteks (contex sensitive): asli, asal; awal, mula; murni, polos; bersih, suci.

    Arti didalam Al-Qur`än [arti dikehendaki Alläh] untuk lafazh fithrah dalam berbagai bentuk katanya adalah arti yang sesuai arti asal bahasa atau arti sejati yang berlaku sepanjang zaman, bukan arti kontemporer atau arti dalam pandangan sementara manusia.

    Dalam mushhaf Al-Qur`än nash Arabia, lafazh dengan akar-kata f–th–r ini diulangi sebanyak 20 kali, dimana lafazh ini digunakan dalam Al-Qur`än dalam konteks:

    • kosmogenik atau kosmogenetik: pembelahan | fissi universal dan atomik (universal and atomic fission).

    • biogenik atau biogenetik: pembelahan | fissi bio-selular (bio-cellular fission).

    • lainnya, baik dlm pengertian makro maupun dlm pengertian mikro.

    Dengan demikian, arti lafazh fithrah didalam Al-Qur`än [arti dikehendaki Alläh] adalah sbb.


    fithratun = fithrah, pembelahan-diri = self-cleave, split.


    fithratun adalah bentuk `isim (kata-benda, noun), dengan bentuk fi’il (kata-kerja, verb), fathara — yafthuru, dengan arti asal: membelah sesuatu sehingga menjadi dua bagian setara, serupa, atau hampir sama (to cleave); memaruh, memenggal-dua, membagi-dua, (to split); dan dengan arti pinjaman: memisahkan, menceraikan (to seperate), memberaikan; memecahkan (to break); membuka (to open); merekah, mengelopak, mengelupas.


    Berikut beberapa contoh pemakaiannya lafazh dengan akar-kata f–th–r dalam Al-Qur`än, dikutip sesuai nash dalam mushhaf Arabia, dilengkapi dengan transliterasi harfiýah, translasi lafzhiýah [bukan cara membacanya], dan transkripsi kalimah dalam bahasa Indonesia, secara apa adanya dengan beberapa catatan penjelasan diletakkan didalam kurung [].


    fithrata–`allaahi `allatiy fathara `aln-naasa ’alay–haa.
    Pembelahan-diri Alläh adalah dia-yang Dia-telah-membelah-diri sang-jenis-manusia atasnya.
    [ Q 30: 2 ]


    wa maa li–ya laa ’budu `alladziy fathara–niy wa `ilay–hi turja’uwna.
    dan tidakkah bagi–ku aku-mengabdi-kepada [Alläh] Dia-yang Dia-telah-membelah-diri–ku dan kepada–Dia kalian-akan-dikembalikan?
    [ Q 36:22 ] [ lihat juga Q 11:51 43:27 20:72 17:51 ]


    fathara `als-samaawaati wa `al-`ardha.
    [Alläh] Dia-telah-membelah sang-lelangit dan sang-bumi.
    [ Q 6:79,14 12:101 14:10 35:1 39:46 42:11 21:56 ]



    Secara kosmologis dan kosmogenis, semesta diciptakan dari satu atom primitiv atau telur primordial (ylem) yang kemudian meledak melalui satu dentuman besar (big bang) sehingga menjadi lelangit dan bumi. Sesuai dgn ayat berikut [dan banyak ayat lainnya].


    `anna `als-samaawaati wa `al-`ardha kaanataa ratqaan, fa fataqnaa–humaa
    bahwasanya sang-lelangit dan sang-bumi mereka-berdua-telah-adalah-dulu satu-keterpaduan, maka Kami-telah-memisahkan | menceraikan–mereka-berdua.
    [ Q 21:30 ]



    Secara biologis dan genetis, manusia diciptakan dari satu sel tubuh bersifat-ganda (diploid somatic cell) terdiri dari kromosom berpasangan [xx atau xy], yg kemudian membelah-diri jadi dua sel benih bersifat-paruh (haploid genetic cell) masing-masing terdiri dari kromosom tanpa pasangan [x atau y saja], dan berbiak secara sporadis menurut deret ukur atau pangkat dua: 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, 512, 1.024, dst. Demikian maksud pemakaian lafazh fithrah dlm konteks penciptaan manusia. Sesuai dgn ayat berikut [dan banyak ayat lainnya].


    huwa `alladziy khalaqa–kum [fathara–kum] mmin nnafsin wwaahidatin; wa ja’ala min–haa jawja–haa li yaskunu `ilay–haa.
    Dia adalah [Alläh] Dia-yang Dia-telah-menciptakan–kalian [Dia-telah-membelah-diri–kalian] dari satu-diri yang-tunggal; dan Dia-telah-menjadikan dari–nya pasangan–nya untuk dia-menetap [bermitra] kepada–nya.
    [ Q 7:189 ]


    Silahkan periksa, semua kalimat Al-Qur`än mengandung lafazh dgn akar-kata f–th–r, dpt diterjemahkan dlm konteks pembelahan-diri.

    Bahkan perlu diperhatikan penggunaannya dalam kalimat berikut dan pahami artinya.


    wa ’alaa rizqi–ka `afthartu
    dan atas rejeki-Mu aku-telah-memecah [puasa] | berbuka.

    Artinya memisahkan antara keadaan berpuasa pada siang hari dan keadaan tak berpuasa pada malam hari.


    ’iydu `al-fithri
    hari-raya pemecahan [puasa] | hari-raya | lebaran.

    Artinya memisahkan antara bulan berpuasa dan bulan tak berpuasa. Istilah "hari-raya lebaran" justeru cocok dengan pengertian ini, dimana "lebar" berarti "bubar" atau "berai" atau "cerai" alias berpisah (separated).


    Penterjemahan lafazh fithrah dalam konteks tak-berdosa, suci, bersih, polos, murni, adalah bukan arti asal (original meaning) atau arti sejati (true meaning), melainkan arti turunan (derivative meaning) yang sangat peka konteks (very contex sensitive), implikativ, dan tidak universal.

    Kalimat yang benar semestinya adalah "kembali kepada fithrah yang suci". Artinya kembali seperti keadaan baru diciptakan dari pembelah-diri, atau seperti bayi baru dilahirkan. Jadi bukan lafazh fithrah tersebut yang berma’na suci, tapi keadaan fithrah pada awal kejadian manusia tersebutlah yang suci, dimana suci disini dalam pengertian belum berdosa.

    Namun tak berarti dan tak ada jaminan bahwa orang yang melakukan puasa berikut seluruh amalan Ramadhän sebulan penuh, lantas pada ’iydu `al-fithri atau hari-raya lebaran jadi bersih dari dosa. Yang benar adalah bahwa "perbuatan baik menghapus perbuatan buruk", dan kata menghapus dalam frasa ini pun bukan berarti menghapus dalam arti sebenarnya, yang benar adalah mengimbangi, dimana jika keseimbanganya sama, maka bernilai nol. Tapi, jika amal baik masih kurang, maka tak cukup untuk menghapus dosa.

    Kasus serupa terjadi pada lafazh fitnah dengan akar-kata f-t-n, silahkan periksa arti asal dan arti jadian lafazh tersebut.



    CATATAN

    Untuk mereka yang sangsi dengan arti atau terjemahan masing-masing lafazh diatas, silahkan utk memeriksa arti linguistik berbagai lafazh tersebut pada qamus bahasa Arab dan qamus Al-Qur`än. Tarjamah bebas Al-Qur`än dalam berbagai bahasa tak dapat dipakai sebagai acuan atau patokan, karena sangat banyak mengandung kekeliruan atau khilafiyah. Untuk itu harap merujuk kepada nash asli dalam bahasa Arab.

    Pendirian kami adalah menterjemahkan lafazh sebagaimana telah dikendaki Alläh terhadap kalimah-kalimah Al-Qur`än yang berlaku sepanjang zaman, bukan sebagaimana yang dikehendaki manusia secara kontemporer. Meski secara lingusitik satu kata mungkin memiliki beberapa arti atau sinonim, dalam tarjamah Al-Qur`än kami lakukan hanya digunakan satu ma’na tepat dan tetap (fix and accurate meaning) untuk tiap lafazh, sehingga memungkinkan tarjamah balik (reverse translation) atau rekayasa balik bahasa (linguistic reverse engineering), dapat dilakukan sebagai proses bisa-dikembalikan (reversible process) menggunakan komputer terjemah bahasa (language translation computer) – bolak-balik (vise-versa). Apa yang kami lakukan barangkali adalah tercakup dalam cara bagaimana Alläh memelihara dan menjaga kemurnian naskah Al-Qur`än.
    ______________________________


    Demikianlah untuk sementara uraian penjelasan ini dari berbagai sumber yang dapat kami himpun, semoga bermanfaat untuk semua, sebagai bekal dasar untuk jadi lebih bijaksana, terutama dalam memahami sesuatu; tak ada manusia sempurna, sehingga tak ada seorang pun pernah luput dari kekeliruan, kesalahan, dan kealpaan; begitu pula kami, penuh dengan keterbatasan dan kebodohan; dan dengan rendah hati mohon maaf dan harap maklum bila ada salah kata dan atau salah ketik. Hanya Alläh Maha-Berilmu dan Maha-Benar. Semoga kita semua dilimpahi ilmu bermanfaat dan senantiasa dibimbingNya ke jalan yang benar dan tetap berada dalam kebenaran, dijauhkan dari sifat sombong dan angkuh, dan didekatkan kepada sifat rendah hati, penolong, penyabar, dan pemaaf. `Amín.

    `al-hamdu li–`allaahi rabbi–`al-aalamiyna.
    Maha-pujian untuk–Alläh pengasuh–sang-sekalian-alam.

    shaddaaqa `allaahu`al-’azhiymi,
    wa allaahu a’lamu bi`alsh- shawaabi,
    Maha-Benarlah Alläh Maha-Agung,
    dan Alläh Dia-lebih-mengetahui dengan tepat.


    taqabbal–`allaahu minnaa wa minkum,
    wa bi–`allaahi `alt-tawfiqiy wa `al-hidayaati,
    wa `as-salaamu ’alaykum wa rahmatu–`allaahi wa barakaatuhuu.
    semoga-mengabulkan–Alläh dari–kami dan dari–kalian,
    dan dengan–Alläh-lah sang-petunjuk dan sang-panduan,
    dan sang-salam atas–kalian dan rahmat–Alläh dan berkat–Nya.


    _________________________________________________

    (C) 1996―2009 ― Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    ________________________________________
    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:20

    KOREKSI UCAPAN


    Sedikit korkesi nih buat bro sekalian ttg ucapan selamat lebaran

    IDUL FITRI, semestinya: 'IIDUL FITHRI atau 'IYDUL FITHRI atau 'IYD AL FIHTRI, asal tulisannya: 'IYDU `AL FITHRI, dari kata: 'IYDUN dan `AL dan FITHRUN
    Artinya HARI-RAYA BERBUKA atau HARI-RAYA LEBARAN

    Kalau FITRI, berarti LOYO.

    MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, atau MINAL AIDIN WAL FAIDZIN, semestinya: MINAL 'A`IDIN WAL FA`IZIN, lebih betul: MINAL 'AA`IDIIN WAL FAA`IZIIN, tulisannya: MINAL 'AA`IDIYN WAL FAA`IZIYN, asal tulisannya: MINA `AL 'AA`IDIYN WA `AL FAA`IZIYN, dari kata: MIN dan `AL dan 'AA`IDUWN dan WA dan `AL dan FAA`IZUWN
    Artinya: DARI YANG PULANG DAN SANG KEMENANGAN atau DIANTARA YANG PULANG DENGAN SANG KEMENANGAN.

    Kalau FA IDZIN, berarti MAKA PERKENAN.

    TAQABALLAHU MINA WA MINKUM, semestinya TAQABBAL LLAAHU MIN NAA WA MIN KUM, tulisannya: TAQABBAL `ALLAAHU MIN NAA WA MIN KUM
    Artinya: SEMOGA ALLAH MENGABULKAN DARI KAMI DAN DARI KALIAN

    Kalau MINA saja, berarti DARI saja.

    Hemat saya, drpd salah tulis dan salah arti, atau salah meng"Indonesiasi"kan bhs Arab, lbh baik menggunakan bhs Indonesia saja. Misalnya, SELAMAT HARI-RAYA LEBARAN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.

    ...

    CATATAN


    • Bhs Arab tak mengenal huruf-hidup (vowel), hanya huruf-mati (consonant).

    • Huruf Arab hanya memunculkan bunyi hidup setelah dibubuhi tanda baca [disebut: harakat] bunyi hidup: a [fathah], i [kashrah; baca: kashroh], u [dhammah; baca: dhommah], an [fathataiyn], in [kashrataiyn], un [dhammataiyn]. Bunyi hidup gugur kembali bila dibubuhi tanda bunyi mati [suwkun; baca: suukun], dan huruf mati diucapkan tebal atau berganda (bold, double) bila dibubuhi tanda penekanan [sajdah, tasjid].

    • Bbrp huruf Arab memiliki bunyi ganda, spt TS, KH, DZ, SY, SH, DH, TH, ZH, GH yg tak dpt digantikan dgn satu huruf tunggal Latin, krn akan mengubah arti.
      Misal:

      • FITHRUN, FITHRATUN = fithrah, lebar, bubar, pecah, belah, rekah, pisah, cerai.
      • FITRUN = lunglai, loyo; telunjuk, jengkal.
      • RAMADAN, semestinya RAMADHAAN, artinya PEMBAKARAN (OXYDATION).

    • Dalam bhs Arab, ada 2 huruf utama yg tak ada dalam huruf Latin, yakni 'AIYN dan HAMZAH, ditransliterasikan sebagai ' dan `. Cara pengucapannya berbeda. Dalam kata tak dpt disubtitusi, krn mengubah arti.
      Misal:

      • 'AA`IDUN, dimana huruf pertama 'A adalag 'AIYN fathah maad, dan huruf kedua `I adalah HAMZAH ALIYF kashrah.
      • 'ALIYMUN, berarti MENGETAHUI. BI KULLI SYAY`IN 'ALIYMUN, berarti TERHADAP TIAP SESUATU MENGETAHUI [Q 2].
      • `ALIYMUN, berarti SANGAT-PEDIH [nominativ, superlative adjective], 'ADZAABUN `ALIYMUN, berarti SIKSA SANGAT-PEDIH [Q 2].

      Sementara itu huruf HAMZAH memiliki 2 fungsi bila berada di awal kata, sbg HAMZAH qathin (pemutus, cutter) dgn bunyi hidup kuat dan HAMZAH washlin (penyambung, connector) dgn bunyi hidup lemah yg gugur bunyi hidupnya bila bersambungan dng kata lain didepannya.
      Misal:

      • `AL, berarti NAN, YANG, SANG, SI (Inggris: THE, Belanda: DE), dimana huruf pertama adalah hamzah washlin.
      • `ILLAAHUN, berarti TUHAN, dimana huruf pertama adalah hamzah qathin, shg ketika bersambungan dgn huruf `AL menjadi `AL
      • `ILLAAHU [SANG TUHAN], tdk gugur bunyi hidupnya.
      • `ALLAAHU, dr kata `AL `ILLAHU, dr kata `AL dan `ILLAAHUN, dimana dlm kata `ILLAHUN hamzah qathin diganti dgn hamzah washlin dan dibaca tafhim (difahamkan), dan dimana dlm kata `AL huruf pertama adalah hamzah washlin, shg dlm frasa TAQABBAL `ALLAHU dibaca TAQABBAL LLAAHU.

    • Bhs Arab menggunakan kata sandang (article) `AL [disebut: HAMZAH washlin `ALIYF LAAM tariyf], yg memiliki padan dlm bhs Melayu sbg NAN, YANG, SANG, SI (Inggris: THE, Belanda: DE). Fungsinya antara lain utk mengubah kata benda tak-dikenal (unrecognized noun, `isim nakirah) menjadi kata benda dikenal (recognized noun, `isim ma'rifah), dan untuk membentuk kata majemuk (compound word), dimana kata pertama mengubah bunyi akhir kata kedua.
      Misal:

      • `AL dan FITHRUN menjadi `AL FITHRU.
      • 'IYDUN dan `AL FITHRU menjadi 'IYDU `AL FITHRI, dibaca 'IIDUL FITHRI, krn bunyi I menjadi panjang oleh huruf YAA dan hufuf hamzah washlin `aliyf gugur bunyi hidupnya krn bersambung membentuk kata majemuk.

    • Dlm bhs Arab, ada 3 huruf multi-fungsi, yakni `ALIYF, WAAW, YAA, dimana salah satu fungsinya adalah sbg tanda bunyi hidup panjang [disebut: maad asli] utk bunyi hidup a, i, u, dimana AA, IY, UW dibaca panjang sbg AA, II, UU.
      Misal:

      • 'IYDU AL FITHRI dibaca 'IIDUL FITHRI.
      • MINAL 'AA`IDIYN WAL FAA`IZIYN dibaca MINAL 'AA`IDIIN WAL FAA`IZIIN.

    • Dalam bhs Arab, bunyi pendek dan panjang [maad] mengubah arti kata.
      Misal:

      • MALIK = RAJA (KING) [Q 114].
      • MAALIK = PENGUASA (REIGNER) [Q 1].
      • MALIIK = PEMILIK, EMPUNYA (OWNER, BELONGER) [Q 36].

    ...
    masih banyak aturan dan ketentuan lain, tp utk sementara tak dikupas disini ...

    ... semoga bermanfaat ...

    ...
    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:25




    BEDA ARTI [1]

    Sesuai dgn kupasan dan penjelasan pertama diatas:

    • Selamat 'IYDU `AL FITHRI
      Selamat HARI-RAYA LEBARAN

    • Selamat 'IYDU `AL FITRI
      Selamat HARI-RAYA LOYO
    . . .

    Makanya menjelang lebaran banyak yang loyo duluan . . .
    Lantaran puasa sebulan ya? . . .

    . . .

    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:27





    BEDA ARTI [2]

    Sesuai dgn kupasan dan penjelasan pertama diatas:

    • pada hari FITHRAH ini . . .
      pada hari LEBARAN ini . . .

    • pada hari yang FITRAH ini . . .
      pada hari yang LOYO ini . . .
    . . .

    Makanya di hari lebaran banyak yang loyo . . .
    Sehingga perlu makan banyak ketupat lebaran! . . .

    . . .


    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:32





    BEDA ARTI [3]

    Sesuai dgn kupasan dan penjelasan pertama diatas:

    • kembali kepada FITHRAH yang suci"
      kembali seperti keadaan baru diciptakan dari pembelah-diri, atau seperti bayi baru dilahirkan

    • kembali FITRAH
      kembali LOYO
    . . .

    Makanya sehabis mudik banyak yang loyo . . .

    . . .


    avatar
    Achmad Firwany
    Admin

    Male Total Pesan : 78
    Poin : 4129
    Reputasi : 0
    Sejak : 17.09.09
    Angkatan : 1976 - 1982
    Jurusan : FISIKA
    Spesialisasi : komputer, komunikasi, kontrol
    Profesi : konsultan sibernetika dan telematika | ahli geofisika dan seismologi migas | wirausaha
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : kosmos
    Moto | Slogan : tiap sesuatu adalah unik
    Komentar : Bravo Alumni FMIPA UI
    Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Achmad Firwany on 26/9/2009, 09:35




    Jadi silahkan pilih . . .

    LEBARAN atau LOYO !!!



    ... ... ... whaaa kkkaaaaa khaaaaaaakkkkkkkkk ... ... ... . . . . . . . . . . . . . . . . . .





    ________________________________________

    Sponsored content

    Re: KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?

    Post by Sponsored content


      Waktu sekarang 22/11/2017, 08:59